Stadion Maesa Tondano, nasibmu kini

Sekitar tahun 1994 atau tahun 1995 stadion Maesa Tondano diresmikan sebagai stadion terbesar di Indonesia timur, stadion megah dengan berbagai fasilitas yang bagus..
pada awal-awal diresmikannya, stadion ini cukup aktif diisi oleh berbagai kegiatan olahraga..Sayang , hal itu hanya berlangsung beberapa tahun, hingga kini stadion nampak seperti terlantar, sepi dengan aktifitas, pintu dikunci dan bangunan pendukungnya dalam keadaan yang sangat memprihatinkan, tidak nampak geliat olahraga...
Tapi syukurlah, stadion ini meski jarang, minimal 1 tahun sekali masih diramaikan oleh pameran HUT Minahasa, walaupun itu juga semakin menurun dari tahun ke tahun, seiring dengan pemekaran daerah yang membuat Minahasa terbagi menjadi beberapa bagian..
Salah satu kegiatan yang menari yaitu:
Rekor
1. Terompet terbesar (masuk rekor dunia)
2. Kolintang terbesar
3. Ensamble kolintang terbesar
4. Bermain orkestra terbesar dengan instrumen bambu








Kegiatan ini pernah dilaksanakan pada sabtu, 31 0ktober 2009.
Mudah-mudahan stadion Maesa Tondano dapat lebih hidup dengan kegiatan yang lebih rutin, bukan hanya digunakan tahunan atau dadakan saja...setuju coy!

Selain stadion Maesa, di Sulut juga terdapat beberapa stadion yang ukurannya lebih kecil denga kondisi yang tidak jauh berbeda,


Stadion Klabat Manado

Stadion Muara Ambang Kotamubagu